Sabtu, 06 Oktober 2012

Waspada Ancaman Penjara Dunia dan Akhirat

Penjara Dunia dan Akhirat

Penjara Dunia!!! Seram mendengar kata yang satu ini? Bagi yang sempat membaca ”Ayat-Ayat Cinta” (resensi pernah dimuat di Nuansa), bagaimana dirampasnya HAM didalam penjara Dunia, digambarkan dengan sangat cermat di novel itu. Lahir dan bathin. Dan oleh karena itu ”HAM” nya juga dirampas? Sebab penjara yang satu sifatnya menghapus dosa yang sudah dilakukan, sedangkan penjara yang lain sifatnya menghindari dosa supaya tidak dilakukan. HAM yang satu bima’na Hak Azasi Manusia, sedangkan ”HAM” yang lain bima’na ”Hak Azasi Maksiat”.
Insya Allah, tentunya masih banyak di antara para pembaca yang budiman yang memiliki pengalaman yang jauh lebih ”seram” daripada yang diceritakan diatas. Dan berhasil meloloskan diri, bukan?. Apakah hudud itu? Dan masih banyak-banyak lagi.

Contoh Penjara Dunia

Para ortu misalnya memukul anak 9 tahun yang tidak mau sholat. Bagaimana tidak?
Faktanya adalah: Aisyah dinikah di umur 6 tahun, dan dikumpuli di umur 9 tahun.
Implikasi dari hadits di atas adalah: orang iman dipenjara di dunia, orang kafir dipenjara di akhirat.
Untuk bisa dijebloskan kedalam penjara Dunia , harus dilewati proses yang berliku: disidik polisi, dituntut jaksa, dan diadili hakim. Bukti dan saksi harus lengkap, sebab mana ada pesakitan yang mengaku? Selama di penjara bisa di bezoek, dikirimi rantang makanan kesayangan oleh keluarganya. Penjara yang paling ketat didunia: Alcatraz saja bisa dijebol ’Clint Eastwood’. Di akhirat, tidak ada polisi, tidak ada jaksa. Hakimnya tunggal: Alloh Dzat Yang Maha Menghakimi, Dzat Yang Maha Adil. Tidak perlu bukti dan saksi. Tidak mungkin ada yang bisa mangkir, karena mulut jadi bisu, dan yang bicara justru tangan dan kaki: alyauma nakhtimu ’alaa afwaahihim watukallimunaa aidiihim watasyhadu arjuluhum bimaa kaanuu yaksibuun ~ pada hari Kami tutup mulut mereka dan berbicara kepada Kami tangan dan kakinya dengan apa yang mereka kerjakan.
Jawab kulit: anthoqonalloohu … ~ Alloh lah yang membuat kami bisa bicara!.

Penjara Dunia beda jauh dengan Penjara akhirat

Penjara dunia beda dengan penjara akhirat tanpa jeruji besi. Karena tidak ada benda apapun yang mampu bertahan di bara-panasnya penjara akhirat.
Dunia sudah tidak ada!
Sorga yang harus ditebus dengan memenjarakan diri sendiri. Memenjarakan dengan hududulloh.
Bagi yang tidak kaaffah, imannya dipilih-pilih sesuai mood, bisa jadi nasibnya akan lebih buruk daripada yang tidak iman sama sekali. Sebab di dunia sudah mememenjarakan diri, eh, ternyata di akhirat juga masuk penjara, walaupun sudah masuk ke dalam kategori penjara dunia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar